Tips untuk Melindungi Data Perangkat Android Anda

image
Sistem Operasi Android

Sistem operasi Android dinilai sangat rentan bila ditinjau dari segi keamanan data. Menurut Kaspersky Lab, hal tersebut akan terus seperti itu, hingga Google merubah OS serta model distribusi yang memungkinkan adanya mekanisme update yang simultan, regular, serta vendor-agnostic untuk memudahkan pengguna dalam pengurusan keamanan perangkat mereka.

Meski demikian, para pengguna dapat melakukan langkah-langkah untuk meyakinkan bahwa perangkat mereka terlindungi. Berikut sejumlah tips dari Kaspersky Lab.

1. Pasang pembaharuan sesegera mungkin bila sudah tersedia. Jangan menunda apalagi mengabaikannya.

2. Unduh aplikasi yang berasal dari sumber terpercaya dan berhati-hatilah terhadap situs yang nakal. Hal itu tidak menjamin Anda terhindar dari masalah keamanan, namun cara tersebut merupakan salah satu cara untuk menghindari beberapa ancaman tertentu.

3. Gunakan solusi keamanan. Bila vendor smartphone Anda lambat dalam melakukan patch keamanan serta menyelamatkan penggunanya dari eksploitasi, perusahaan antivirus mungkin dapat melakukannya dengan lebih baik.

4. Coba untuk selalu mendapatkan informasi terbaru dengan membaca berita-berita mengenai keamanan. Sebagai contoh, lebih baik menonaktifkan pengunduhan MMS standar untuk menghindari masalah yang terkait dengan kerentanan Stagefright.

Tips Membuat Password yang Aman

 

 

Keamanan akun-akun yang kamu miliki tentu merupakan hal yang penting. Untuk melindunginya, setiap akun, apapun itu mulai dari email, facebook, twitter, atau akun  komputermu, tentu butuh password. Kebayang gak sih apa yang akan terjadi jika kamu memasang password yang gampang ditebak? Yap, bisa saja akun kamu dibajak atau disalahgunakan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab lho!

Untuk mencegah hal ini terjadi, ada baiknya kamu menggunakan password yang ‘kuat’. Jangan pakai password yang gampang ditebak seperti tanggal ulang tahun, 12345, atau justru kata ‘password’ :) . Password yang kuat adalah password yang:

  • Terdiri dari gabungan antara angka, huruf besar dan huruf kecil, serta spesial karaketer seperti: @, $, %, atau *
  • Punya jumlah karakter tidak kurang dari delapan.
  • Bukan kata-kata yang memang ada di kamus atau kata umum
  • Tidak mengandung informasi personal kita. Misalnya alamat rumah, nama anggota keluarga, tim favorit atau apapun.

Wah, kalau gitu password-nya akan susah diingat dong? Tenang, ada cara mudah supaya kamu punya password kuat yang tetap gampang diingat. Beberapa pilihan yang bisa kamu coba adalah sebagai berikut:

  • Tulis kata yang akan kamu jadikan password secara terbalik kemudian ganti huruf vokal jadi karakter. jangan lupa ganti salah satu huruf dengan huruf besar. Misalnya kamu ingin memakai kata “mobiltua”, ubahlah jadi “4utL!b%m” atau “@utlib0M”.
  • Pilih kata yang simpel, namun saat mengetiknya, ketiklah huruf yang ada di kanan atau kiri huruf pembentuk kata tersebut pada keyboard. Misalnya pilih kata “garasi” dan ubahlah jadi “hstsdo” (‘h’ adalah huruf di sebelah kanan ‘g’ pada keyboard, ‘s’ disebelah kanan ‘a’, dst). Setelah itu, barulah masukkan karakter khusus dan huruf besar. Jadi di akhir, password yang kamu miliki menjadi “Hst$do”.
  • Gunakan huruf yang ada di sekeliling suatu huruf. Pilih huruf sesuai arah jarum jam atau sebaliknya. Misalnya, gunakan huruf di sekeliling huruf ‘d’, maka yang kamu dapatkan adalah ‘xswertfc’. Seperti biasa, tambahkan huruf besar dan karakter spesial hingga jadi ‘Xsw3rtf(’ atau ‘x$we12TFc’

Biasanya password yang kuat membutuhkan waktu lebih lama untuk dipecahkan oleh ‘hacker’ lho, jadi keamanan akun milikmu lebih terjamin. Oiya, satu lagi yang harus kamu ingat, usahakan untuk tidak menggunakan satu password untuk semua akun yang kamu miliki ya. Kebayangkan, kalau satu akun berhasil ditembus, bisa-bisa semua akunmu akan dibajak. Kamu tentu tidak mau hal ini terjadikan? ;)